Ads Top

Warga Rela Antre Sumbang Uang Demi Ahok, Apa Alasannya?


Beritaheboh.cf - Panitia penggalangan dana kampanye pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat di markas kampanye Jalan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini didatangi banyak donatur. Sejak pagi sampai sore hari, warga banyak berdatangan.
Sebelum menyumbangkan uang, warga terlebih dahulu harus mengisi formulir.
Salah satu warga Jakarta Barat yang mendukung Ahok dan Djarot karena selama memimpin Jakarta periode pertama sudah menunjukkan prestasi. Soal kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, bagi beberapa warga hal tersebut tetap tidak mempengaruhinya.
"Kami diminta donasi tanpa paksaan, kami memberikan sumbangan dengan cara sukarela dengan gerakan hati masing-masing," ujar salah seorang warga.
Warga pun tidak mau menyebutkan berapa nominal uang yang disumbangkan.
"Masalah itu sudah ditangani hukum. Saya mendukung karena saya merasa di tangan beliau ada harapan untuk Jakarta yang baik. Saya mendukung sesuai hati nurani saja," kata perempuan yang menggunakan kacamata tersebut.
Warga bernama Shery (38) yang menyumbangkan Rp5 juta lebih percaya kepada Ahok dan Djarot dibandingkan kandidat yang lain.
"Karena saya percaya dengan kandidat yang ini. Saya berusaha memberikan apa yang saya bisa," ucapnya.
Warga Meruya, Jakarta Barat, menambahkan tidak sulit mengisi formulir donasi karena bisa diwakilkan ke petugas.
"Nggak ribet kok ngisinya. Kan dibantu, lumayan banyak ini saya lihat yang menyumbang. Saya suka dengan transparan (melalui transfer dengan mesin EDC), karena informasi yang harus diberikan, kota mengisi KTP dan NPWP," kata Shery.
Salah satu alasan Shery mendukung Ahok dan Djarot karena mereka mampu mengurangi permasalahan banjir. Rumah orangtuanya di Jakarta Barat yang dulu sering kebanjiran, sekarang sudah lebih baik.
Karena itulah, hari ini dia datang ke markas kampanye Ahok dan memberikan bantuan.
"Pengin melihat euforia masyarakat langsung. Selama ini saya melihat di media. Nah saatnya kita mau jadi sakasi sekarang," kaya Shery.
Bagi Shery kasus hukum Ahok biarlah menjadi domain polisi. Menurutnya masyarakat tidak perlu demonstrasi.
"Pak Ahok kan sudah meminta maaf. Ya sudah lah kita percaya saja (dengan polisi). Kenapa niat baik orang mau mengubah Jakarta harus di halang-halangin?" katanya.
Warga bernama Iwan (33), rela menyisihkan sebagian gaji demi ikut memenangkan Ahok dan Djarot.
"Ibaratnya kita yang gaji, Pak Ahok kerja buat kita. Gue sumbangin penghasilan gue ke Pak Ahok agar kerja lebih baik. Nggak ngandelin dari pengusaha-pengusaha 'hitam'," kata warga Cakung, Jakarta Timur.
Iwan mengaku telah menyumbangkan uang sebesar Rp200 ribu.
Warga bernama Hok Subagio (68), saat ditemui Suara.com juga tengah memberikan donasi. Uang yang dia antarkan adalah hasil gotong royong dengan empat kawannya. Totalnya Rp5,5 juta.
"Ini sebetulnya uang teman-teman, titip saya. Saya pribadi simpatik sama Ahok, soalnya dia dizalimi banyak orang. Orang baik bisa kerja kok didzalimi?," kata warga Duri Intan, Jakarta Barat, yang sudah berulang kali menyambangi Rumah Lembang.
Pendukung Ahok ada juga yang datang dari Jayapura, Papua. Namanya Indra Karaubaba. Dia datang untuk menyumbangkan uang sebesar Rp100 ribu untuk membantu kampanye.
"Kita dari Papua, kita nggak melihat dari suku mana, kita lihat dari kerja baik Ahok. Artinya saya dukung dia dalam donasi ini," kata Indra.
Indra sekarang mengaku tinggal untuk sementara waktu di Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Dia datang ke markas Jalan Lembang sekaligus ingin mengundang Ahok untuk menghadiri acara Natal di Papua.
"Rencana mau mengundang ke Papua tanggal 27 Desember. Acara Natal dengan masyarakat Papua," kata lelaki yang pernah tinggal di Jakarta dari 1986 sampai 1991.
Dia kaget ketika datang lagi ke Jakarta baru-baru ini. Banyak perubahan yang telah terjadi.
"Luar biasa Pak Ahok. Dan kita melihat beliau berhasil memimpin Jakarta. Kalau Jakarta berhasil Indonesia berhasil, dan Papua kan bagian dari Indonesia," katanya.
Panitia penggalangan dana menerima sumbangan dari hari Senin sampai Jumat. Demi transparansi para penyumbang harus menuliskan nomor KTP dan NPWP. Tanpa dokumen tersebut, sumbangan tidak dapat diterima.
Donasi hanya melalui transfer langsung ke bank lewat alat elektronik di markas kampanye. Donasi perorangan mulai dari Rp10 ribu sampai Rp75 juta.
Menurut informasi yang diterima Suara.com, total donasi yang terkumpul pada hari ini mencapai sebesar Rp89.075.000.
Selain datang langsung ke markas kampanye, relawan pendukung Ahok-Djarot juga kerab menyelenggarakan acara fundraising yang dikemas dengan makan bersama Ahok-Djarot. Penyumbang cukup membeli tiket makan di lokasi.
Sumber : Suara.com
TokoPoker adalah penyedia ZyngaPoker Online Indonesia yang menggunakan uang asli Rupiah. Situs TokoPoker Online merupakan website yang terjamin aman dan tidak menggunakan Bot didalamnya, 100% adalah Member melawan Member.
Pemain yang ikut serta bermain didalam sudah mencapai ratusan ribu orang member yang online. Dengan permainan terbaru dan terupdate diantaranya Poker Online, Domino Qiu Qiu, Bandar Ceme dan Black Jack membuat TokoPoker.com menjadi salah satu Pokerclub yang digemari para player.
Contact Person :
Bbm : 2B26413A
Facebook : TokoPoker
Website : tokopoker.com
alternatif : Tok88.com
twitter : TOKOPOKER

No comments:

Powered by Blogger.